Diantara kerumunan kata
kutemukan penanda; esok atau lusa
Sekeping kenangan usang
kusematkan pada desau yang merona
Sebait asa meresah
belum kunjung ke persinggahannya
Ini elegi entah Dinda bawa ke mana
Tapi, hati tetap melarungkan doa
Tepian itu pasti ada
Bandarlampung, 4 September 2013
No comments:
Post a Comment