Kecapung malam
belum pernah lupa menaruh kepaknya
agar dia masih bisa terbang
hinggap dipinggir trotoar
dan ditepi jalan
diantara pojok warung dan cafe
dalam remang, keramaian dan kesunyian.
Kecapung malam
kepaknya amat berguna
pemantik binatang malam lain
untuk berlabuh
menghabiskan sisa kelam
di pojok hari yang belum berperi.
Kecapung malam
ada kalanya berlabuh
diranting patah dan yang terluka
atau hanya sekedarnya saja
kemudian pergi
meninggalkan trotoar dan jalan
menanggalkan sebuah cerita.
Bandarlampung, 17 September 2013
No comments:
Post a Comment