Friday, 20 July 2012

Mengingatmu

Sadarkah engkau, hadirmu seperti terbingkai luruh di relung hatiku, merekat erat dalam ingatan dan takkan kulepas lagi sampai tak jemuh-jemuh.

Sadarkah, kalau diriku terlanjur menjaga hati yang selama ini tersangkut di asamu dan terukir di sanubari tanpa musti berandai-andai.

Sadarkah dirimu, jika kecewa itu hanya emosi yang tak beralasan untuk selalu mengingatmu. Karena harapan masih terbentang tanpa ilalang.

Bandarlampung, 9 Juli 2012

No comments:

Post a Comment